Tak hanya itu, dehidrasi juga memengaruhi keseimbangan neurotransmiter seperti dopamin dan serotonin, zat kimia otak yang berperan penting dalam mengatur suasana hati, motivasi, dan kewaspadaan.
Inilah sebabnya tubuh terasa “berat” dan mood menurun saat kurang minum.
Hubungan Air, Stres, dan Suasana Hati
Ketika tubuh kekurangan cairan, hormon vasopressin dilepaskan dan memicu peningkatan kortisol, hormon yang berkaitan dengan stres.
Studi menunjukkan bahwa individu yang minum kurang dari 1,5 liter air per hari cenderung memiliki respons stres lebih tinggi dibandingkan mereka yang terhidrasi dengan baik.
Kondisi ini menjelaskan mengapa minum air secara cukup dapat membantu menenangkan sistem saraf, mengurangi rasa mudah marah, dan menjaga stabilitas emosi.


