Meski flavonoid juga terdapat di bagian dalam bawang, jumlahnya jauh lebih kecil. Bahkan, olahan berbahan kulit bawang bombay dilaporkan dapat mengandung quercetin hingga sepuluh kali lebih tinggi dibanding lapisan terdalamnya.
Tak hanya antioksidan, kulit bawang juga menyimpan kandungan serat pangan yang lebih tinggi.
Asupan serat berperan penting dalam melancarkan pencernaan, membantu menjaga kestabilan gula darah, menurunkan kadar kolesterol, hingga memberikan rasa kenyang lebih lama.
Pola makan tinggi serat juga kerap dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit metabolik dan gangguan pencernaan.
Meski demikian, kulit bawang tidak disarankan dikonsumsi dalam kondisi mentah. Teksturnya yang keras membuatnya sulit dikunyah dan berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan, terutama bagi mereka yang memiliki lambung sensitif.
Karena itu, pengolahan menjadi kunci utama agar manfaatnya bisa diperoleh secara aman.


