KITAINDONESIASATU.COM – Kebiasaan mengupas bawang lalu langsung membuang kulitnya sudah sangat umum dilakukan di dapur.
Padahal, bagian terluar bawang justru menyimpan potensi kesehatan yang sering luput dari perhatian.
Jika terus dibuang, Anda bisa kehilangan manfaat nutrisi yang cukup signifikan.
Lapisan luar bawang diketahui mengandung antioksidan tinggi, terutama dari kelompok flavonoid—senyawa alami tumbuhan yang berperan dalam melawan peradangan dan stres oksidatif.
Seorang ahli imunologi nutrisi asal Amerika Serikat, Megan Meyer, menjelaskan bahwa kulit bawang merah kaya akan antosianin, sementara jenis bawang lain banyak mengandung quercetin.
Kedua senyawa tersebut berfungsi membantu menetralisir radikal bebas yang berkontribusi terhadap berbagai penyakit kronis.


