–Kekuatan antioksidan: Quercetin di kulit apel melindungi sel dari peradangan.
–Dukungan otak: Antioksidan apel membantu mencegah stres oksidatif yang terkait dengan penuaan otak.
Meski begitu, apel tidak selalu cocok untuk semua orang. Penderita IBS atau gangguan malabsorpsi fruktosa bisa mengalami kembung, gas, dan sakit perut. Sementara penderita diabetes sebaiknya mengonsumsi apel bersama protein atau lemak sehat seperti selai kacang agar gula darah tetap stabil.
Kesimpulannya, makan apel sehari selama seminggu bisa membawa perubahan positif pada tubuh, asalkan disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.***



