Ia menyatakan bahwa kebiasaan tersebut berkorelasi dengan penurunan risiko penyakit jantung dan kematian akibat berbagai penyebab, sehingga memperkuat manfaat kopi untuk umur panjang.
Penurunan risiko demensia
Selain itu, riset lain yang dipublikasikan dalam jurnal Journal of the American Medical Association (JAMA) melibatkan 131.821 peserta dan menunjukkan bahwa konsumsi 2–3 cangkir kopi atau 1–2 cangkir teh per hari berkaitan dengan penurunan risiko demensia hingga 18%.
Menurut Daniel Wang dari Harvard Medical School, kandungan polifenol dalam kopi pagi membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan, dua faktor yang berkontribusi pada risiko penyakit jantung dan gangguan kognitif.
Namun, kopi tanpa kafein disebut tidak memberikan efek yang sama, sehingga kafein diduga berperan penting dalam penelitian kopi pagi turunkan risiko kematian ini.
Penurunan risiko diabetes tipe 2
Penelitian tambahan juga menunjukkan bahwa konsumsi kopi pagi dalam jumlah sedang, sekitar 3–4 cangkir per hari, berkaitan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, stroke, penyakit pernapasan, hingga beberapa jenis kanker seperti kanker hati dan rahim.



