KITAINDONESIASATU.COM – Keinginan untuk menahan laju penuaan menjadi hal yang dicari banyak orang, bahkan menjadi salah satu topik paling populer di internet. Berbagai resep dan metode untuk “menunda tanda-tanda penuaan” terus diburu, termasuk tips yang simpel namun dianggap ampuh.
Seorang pakar asal Rusia, Prof. Alexey Moskalov, Direktur Institut Biologi Penuaan, merangkum inti persoalan penuaan hanya dalam satu kebiasaan sederhana. Menurutnya, satu faktor ini punya pengaruh besar dalam memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan.
Media Rusia melaporkan bahwa Moskalov menegaskan—kualitas tidur adalah kunci utama. Ia menyebut kurang tidur atau insomnia bukan hanya mengganggu kesehatan, tapi juga mempercepat kemunculan gejala penuaan.
Dalam hasil penelitian ilmiah, Moskalov menjelaskan bahwa kurang tidur dan tidak mendapatkan tidur nyenyak adalah dua persoalan berbeda. Seseorang mungkin saja tidur dalam waktu sedikit, tetapi harus mendapatkan tidur dalam fase dalam setidaknya dua jam setiap malam.
Untuk memantau tidur dalam, Moskalov menyarankan penggunaan smartwatch atau fitness tracker.
“Pada fase tidur nyenyak, tubuh melakukan regenerasi dan perbaikan. Hormon pertumbuhan serta hormon lain yang berperan dalam pemulihan diproduksi pada saat itu,” jelasnya.


