KITAINDONESIASATU.COM – Bulan suci Ramadan selalu menjadi momen yang dinanti, termasuk bagi penderita diabetes.
Namun, puasa Ramadan bagi penderita diabetes membutuhkan perhatian khusus karena perubahan pola makan dan jam istirahat dapat memicu naik turunnya gula darah.
Memahami cara aman menjalani puasa Ramadan bagi penderita diabetes sangat penting agar ibadah tetap lancar tanpa mengorbankan kesehatan.
Cadangan glukosa
Saat menjalani puasa Ramadan bagi penderita diabetes, tubuh akan menggunakan cadangan glukosa dan lemak sebagai sumber energi karena tidak ada asupan makanan selama berjam-jam. Pada orang tanpa diabetes, penyesuaian insulin terjadi secara alami.
Namun, puasa Ramadan bagi penderita diabetes—terutama yang menggunakan insulin atau obat tertentu—bisa meningkatkan risiko hipoglikemia (gula darah rendah) maupun hiperglikemia (gula darah tinggi).





