“Apa yang dikonsumsi secara rutin memiliki dampak lebih besar dibandingkan apa yang dihindari sesekali,” ujar salah satu pakar nutrisi dalam laporan tersebut.
Sayuran dan Protein sebagai Penjaga Stabilitas Gula Darah
Sayuran non-tepung seperti brokoli, kembang kol, dan zucchini memiliki peran penting dalam memperlambat proses pencernaan. Efek ini membantu mencegah lonjakan gula darah secara tiba-tiba setelah makan.
Sementara itu, sumber protein seperti telur, ikan, dan lentil berfungsi menjaga rasa kenyang lebih lama serta mempertahankan tingkat energi tetap stabil. Asupan protein yang cukup juga membantu mencegah rasa lapar mendadak yang sering muncul akibat fluktuasi gula darah.
Karbohidrat dan Lemak Tidak Perlu Dihilangkan
Pendekatan yang tepat bukanlah menghindari karbohidrat sepenuhnya, melainkan memilih jenis yang dicerna lebih lambat. Karbohidrat kompleks seperti gandum utuh dan beras merah memberikan pelepasan energi yang lebih stabil dibandingkan karbohidrat olahan seperti roti putih.


