KITAINDONESIASATU.COM – Seiring bertambahnya usia, kehilangan massa otot menjadi proses biologis yang hampir dialami semua orang.
Pada sebagian individu, kondisi ini berkembang menjadi sarcopenia, yaitu penurunan massa dan kekuatan otot yang berlangsung bertahap.
Dampaknya bukan sekadar tubuh melemah, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan berdiri, berjalan, hingga meningkatkan risiko jatuh pada usia lanjut.
Karena itu, memahami cara mencegah kehilangan otot di usia lanjut menjadi semakin penting.
Sejumlah penelitian modern menunjukkan bahwa latihan kekuatan memiliki peran besar dalam memperlambat kehilangan massa otot.
Namun, pendekatan tunggal ternyata belum cukup. Studi terbaru menggarisbawahi bahwa kombinasi aktivitas fisik dan nutrisi menjadi strategi paling efektif dalam menghadapi sarcopenia.


