Meskipun setelah berhenti angka risikonya pelan-pelan turun, mantan perokok tetap bisa berada pada level ancaman yang lebih tinggi bahkan setelah tiga dekade tidak merokok.
Karena itu, para ahli menegaskan bahwa “berhenti lebih cepat jauh lebih penting daripada sekadar mengurangi jumlah rokok,” sekaligus menyerukan program pencegahan merokok yang lebih agresif.***


