KITAINDONESIASATU.COM – Dr. Khaled Al-Nimri, konsultan ahli jantung dan spesialis kateterisasi arteri, mengeluarkan peringatan mendesak: kurang tidur bukan sekadar rasa lelah—tapi ancaman mematikan yang bekerja dalam diam.
Ia menyebut gangguan tidur sebagai “penyakit diam”—karena gejalanya tidak nyata, namun dampaknya menghancurkan.
Menurutnya, tidur cukup bukan kemewahan, melainkan kebutuhan terapeutik esensial, setara dengan makan sehat dan olahraga.
“Kesehatan sejati dimulai dari tempat tidur,” tegas Dr. Al-Nimri.
Tiga Penyakit Mematikan Akibat Kurang Tidur
-Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Saat tidur, tubuh memperbaiki pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Kurang tidur mengganggu regulasi ini, membuat tekanan darah tetap tinggi—pemicu utama serangan jantung dan gagal ginjal.


