KesehatanNews

Kolaborasi TPPS dan KKMP Wujudkan Zero Stunting

×

Kolaborasi TPPS dan KKMP Wujudkan Zero Stunting

Sebarkan artikel ini
IMG 20260112 WA0047
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin. (Kis/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi mengolaborasikan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dengan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

Kolaborasi tersebut tertuang dalam perjanjian kerja sama antara 24 KKMP se-Kota Bogor dengan TPPS di tingkat kecamatan yang diketuai oleh masing-masing camat.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi. nantinya akan menjadi penyedia dari hasil iuran sukarela para ASN setiap bulannya,” kata Wakil Wali Kota Bogor yang juga Ketua TPPS Kota Bogor, Jenal Mutaqin, usai menyaksikan penandatanganan kerja sama di Balai Kota Bogor, Senin 12 Januari 2026.

Baca Juga  Banjir Surut Lebih Cepat di Jakarta, Pramono Singgung Kesiapan Infrastruktur

Meskipun belum semua KKMP terlibat, lanjut Jenal Mutaqin, kerja sama ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi KKMP lainnya untuk melakukan hal yang sama. Dengan demikian, roda perekonomian dapat bergerak lebih optimal.

“Kita bisa membangkitkan ekonomi Kota Bogor melalui berbagai peluang yang ada, termasuk program penanganan stunting. KKMP saya ingin betul-betul bangkit dan berperan menjadi sistem perekonomian berbasis asas kekeluargaan dan masyarakat,” ujarnya.

Jenal Mutaqin juga menyampaikan bahwa secara mekanisme, TPPS di tingkat kecamatan nantinya akan memetakan berbagai kebutuhan untuk penanganan stunting di wilayah masing-masing. Selanjutnya, hasil pemetaan tersebut akan dibelanjakan melalui KKMP di wilayah terkait.

Baca Juga  BMKG Prakirakan Cuaca Berawan dan Hujan di Sebagian Besar Kota Indonesia Minggu 6 Oktober 2024

“Mudah-mudahan dengan kolaborasi ini target zero stunting dapat terwujud. Dan KKMP benar-benar hadir menjadi roda perputaran ekonomi yang maksimal di tengah masyarakat,” bebernya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, mengatakan bahwa selain kerja sama tersebut, Pemkot Bogor juga meluncurkan Bogor Penting atau Pencegahan Stunting.

“KKMP juga dapat memonitor secara langsung dan akan diberikan akun aplikasi Bogor Besti, yang menjadi jendela untuk memantau progres anak stunting dari bantuan yang telah diberikan,” kata Marse.

Baca Juga  Berkah Akhir Tahun, Rp4 Triliun Dana BOS Madrasah dan BOP RA Siap Masuk Rekening

“Stunting ini bukan hanya bicara soal tinggi dan rendah badan anak, tetapi juga menyangkut tinggi rendahnya kualitas Kota Bogor ke depan,” pungkasnya. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *