KITAINDONESIASATU.COM – Sejumlah faktor yang tampak tidak berhubungan ternyata memiliki kaitan erat dengan kesehatan jantung, salah satunya adalah kesepian.
Siapa yang Perlu Berkonsultasi dengan Psikolog?
Menurut Dr. Tran Chau Quyen, Kepala Departemen Konsultasi Gizi Dewasa – Institut Gizi, Kementerian Kesehatan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kesepian dan hidup dalam isolasi sosial dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Perasaan terasing yang berlangsung lama memicu stres, gangguan tidur, serta perubahan hormonal yang berdampak buruk pada kesehatan kardiovaskular.
Menjalin hubungan sosial, berinteraksi dengan orang lain, dan mengikuti aktivitas komunitas dinilai mampu memperkuat kesehatan mental sekaligus kesehatan jantung.
Dr. Quyen menjelaskan bahwa stres kronis memicu produksi hormon kortisol, yang dapat meningkatkan tekanan darah, menaikkan kadar gula, dan merusak dinding pembuluh darah. Selain itu, stres juga sering mendorong kebiasaan buruk seperti makan berlebihan, konsumsi alkohol, dan merokok, yang semuanya memperbesar risiko penyakit jantung.
“Karena itu, penting untuk mengelola kondisi psikologis dengan metode yang sesuai, seperti berbicara dengan orang lain, bersosialisasi, berolahraga, atau meditasi. Jika upaya ini tidak berhasil, sebaiknya konsultasikan dengan psikolog untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” ungkapnya sebagaimana laporan media Vietnam, thanhnien.


