Temuan Riset Terbaru
Penelitian terbaru oleh ilmuwan Inggris, Eileen Paysan, menemukan hubungan kuat antara diabetes tipe 2 dan kerusakan gigi yang progresif. Kadar gula yang tinggi mengubah kualitas air liur sehingga lapisan pelindung gigi melemah dan kerusakan terjadi lebih cepat.
Banyak dokter pun masih belum menyadari betapa seriusnya hubungan ini, sehingga gangguan mulut kerap berkembang tanpa intervensi dini.
Hubungan Dua Arah yang Berisiko
Penyakit gusi merupakan salah satu komplikasi paling sering pada penderita diabetes. Ketika kadar gula meningkat, kadar glukosa dalam air liur turut naik sehingga bakteri tumbuh lebih cepat dan mengiritasi jaringan gusi.
Sebaliknya, radang gusi menyebabkan gula darah makin tidak stabil. Jika terus berlangsung, gigi bisa goyah hingga akhirnya tanggal.


