KITAINDONESIASATU.COM – Konsumsi permen Idul Fitri berlebihan menjadi perhatian serius saat momen Lebaran.
Aseel Al-Saeed, seorang konsultan kedokteran keluarga terkemuka di Arab Saudi, mengingatkan bahwa risiko kesehatan bukan berasal dari satu permen, melainkan dari konsumsi gula berulang dalam jumlah besar.
Menurut Aseel, kebiasaan makan permen Lebaran dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat.
Lonjakan ini berkontribusi pada meningkatnya rasa lapar dan menurunnya rasa kenyang, sehingga mendorong konsumsi makanan berlebih yang berkaitan dengan obesitas.
Dalam konteks bahaya konsumsi permen Idul Fitri berlebihan, obesitas menjadi salah satu dampak utama.
Kondisi ini berkaitan dengan berbagai penyakit seperti Diabetes Tipe 2, tekanan darah tinggi, gangguan lemak darah, hingga penyakit jantung.

