Hasil studi itu mengungkapkan orang yang duduk selama 13 jam atau lebih per hari memiliki risiko stroke 44 lebih tinggi dibandingkan mereka yang duduk kurang dari 11jam per hari.
Para peneliti menjelaskan bahwa periode tidak aktif yang berkepanjangan dapat menghambat sirkulasi darah, menaikkan tekanan darah, dan memicu peningkatan berat badan, lemak darah, serta diabetes.
Semua faktor itu secara perlahan meningkatkan probabilitas terjadinya stroke dari waktu ke waktu.
Tips Mengurangi Waktu Duduk (Sedentary) Harian
Mengurangi waktu duduk tidak berarti harus menghindari duduk sepenuhnya, melainkan melakukan istirahat yang sangat singkat dan sering disertai gerakan lembut.
Studi yang diterbitkan dalam Stroke, jurnal resmi American Heart Association, menemukan bahwa istirahat singkat—seperti berdiri, melakukan peregangan, atau berjalan kaki—dapat secara signifikan menurunkan tekanan darah, memperbaiki sirkulasi, meningkatkan energi, dan mendukung kesehatan jantung sepanjang hari.
Studi yang sama juga menemukan bahwa melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga berat setidaknya 25 menit per hari dapat mengurangi risiko stroke hingga 43. Bahkan aktivitas fisik dengan intensitas ringan pun terbukti membantu mengurangi risiko ini.


