KITAINDONESIASATU.COM – Stroke adalah salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian secara global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa lebih dari 12 juta orang menderita stroke setiap tahun, dengan sekitar 6,5 juta kasus kematian di seluruh dunia.
Hanya saja, meskipun faktor genetik dan usia berperan, gaya hidup dan kebiasaan harian memiliki pengaruh krusial dalam upaya pencegahan.
Dr. Deepak Bhatt, seorang ahli jantung terkemuka yang kini menjabat direktur di Mount Sinai Heart Hospital (sebelumnya anggota fakultas di Harvard Medical School), memperingatkan bahwa terlalu banyak duduk dapat secara signifikan meningkatkan risiko stroke.
Namun, Dr. Bhatt menekankan bahwa ada cara sederhana dan lembut yang terbukti secara ilmiah dapat menetralkan bahaya duduk berlebihan.
Menurut Harvard Health, aktivitas ringan, bahkan hanya berdiri selama beberapa menit atau melakukan sedikit tugas, dapat membantu mengurangi risiko tersebut.
Apa Temuan dari Penelitian?
Sebuah studi penting yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah JAMA Network Open pada tahun 2022 mengikuti 7.607 partisipan dengan usia rata-rata 63 tahun selama hampir 7,5 tahun.

