2. Teh Jahe
Jahe memiliki kemampuan meningkatkan sekresi enzim pencernaan, seperti lipase, amilase, dan tripsin.
Selain itu, senyawa 6-gingerol dan shogaol bekerja sebagai anti-inflamasi yang menurunkan stres oksidatif di hati. Seduh 2–3 irisan jahe segar dalam air mendidih dan biarkan hangat sebelum diminum.
3. Teh Hijau
Antioksidan katekin dalam teh hijau berperan mengoptimalkan metabolisme lipid dan meningkatkan fungsi hati. Kebiasaan minum teh hijau secara rutin diketahui dapat menurunkan lemak hati serta meningkatkan sensitivitas insulin.
Mengonsumsi satu cangkir teh hijau tanpa gula di pagi hari menjadi langkah sederhana menjaga kesehatan hati.

