Namun, proses penuaan membuat sel-sel ini lebih cenderung menghasilkan lemak, sehingga tulang kehilangan kekuatannya dan lebih mudah patah.
Melalui eksperimen pada model hewan dan sel manusia, para peneliti menemukan bahwa protein bernama Piezo1 berada di permukaan sel punca sumsum tulang. Protein ini bekerja sebagai sensor mekanik yang menangkap sinyal tekanan dan gerakan.
Saat tubuh bergerak, Piezo1 aktif dan mendorong sel punca untuk membentuk jaringan tulang, bukan lemak. Mekanisme ini membantu mempertahankan massa tulang.
Sebaliknya, ketika Piezo1 tidak aktif, lemak di dalam tulang meningkat dan sinyal peradangan muncul, yang mempercepat kerusakan tulang.
Simulasi Olahraga Lewat Obat
Profesor Xu Aimin, pemimpin penelitian sekaligus Direktur Laboratorium Teknologi Biofarmasi University of Hong Kong, menjelaskan bahwa timnya berhasil memetakan bagaimana tubuh menerjemahkan gerakan menjadi kekuatan tulang.


