Selain itu, dorongan untuk sering buang air kecil, rasa mulas, kembung, hingga gangguan kaki gelisah sering muncul terutama pada trimester akhir.
Masalah seperti sesak napas karena tekanan rahim pada diafragma juga bisa menyebabkan gangguan tidur atau apnea.
Faktor psikologis seperti kecemasan menjelang persalinan, kekhawatiran akan proses melahirkan, dan pikiran tentang peran sebagai ibu turut memperparah insomnia.
Selain itu, penyumbatan hidung akibat peningkatan aliran darah pada jaringan hidung sering terjadi karena pengaruh hormon estrogen. Kondisi ini dapat diatasi dengan menggunakan semprotan garam medis dan tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi.***


