Selama proses penelitian, tim pengkaji mencatat berbagai kebiasaan yang dilakukan oleh para partisipan, mulai dari pola makan, durasi tidur, intensitas berolahraga, hingga kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol maupun obat-obatan tertentu.
Hasil kajian menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi sarapan sebanyak lima kali dalam seminggu atau lebih, disertai dengan aktivitas fisik minimal selama 20 menit setiap hari, terbukti berkontribusi besar dalam membangun ketahanan psikologis yang lebih baik.
Sebaliknya, kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat atau junk food, bekerja hingga larut malam, serta penggunaan obat-obatan tertentu justru menurunkan kemampuan seseorang untuk bertahan dan mengendalikan diri saat menghadapi situasi sulit.
Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa kebiasaan mengonsumsi minyak ikan sebanyak empat hingga lima kali dalam seminggu turut memberikan dampak positif yang sama terhadap kestabilan mental dan ketahanan psikologis seseorang.
“Bagi Anda yang ingin memiliki ketahanan psikologis yang baik, mulailah dengan mengonsumsi sarapan yang bergizi, beristirahat cukup dengan tidur minimal enam jam setiap malam, serta melengkapi pola makan dengan asupan minyak ikan secara teratur,” saran Lina Bigdash seperti dikutip dari situs khusus kajian dan penelitian medis.
Berdasarkan temuan ini, para peneliti menegaskan bahwa pola hidup sehat yang dijalani secara konsisten bukan hanya bermanfaat bagi kondisi fisik, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan mental dan memperkuat kemampuan diri menghadapi berbagai tekanan kehidupan.***



