American Cancer Society merekomendasikan 2,5–5 jam jalan cepat per minggu (setara 7,5–15 MET/jam) sebagai target ideal aktivitas fisik bagi penyintas kanker.
Rekomendasi ini didasarkan pada bukti bahwa dosis tersebut optimal untuk memacu manfaat olahraga untuk penyintas kanker, termasuk perbaikan fungsi kardiovaskular dan penurunan risiko kematian kanker.
Bagi penyintas kanker yang merasa lelah pasca-terapi, mulailah dengan gerakan ringan: peregangan, jalan santai, atau senam kursi.
Yang penting, aktivitas fisik dilakukan secara bertahap dan konsisten. Pendekatan ini memastikan manfaat olahraga untuk penyintas kanker dapat diraih tanpa membebani tubuh, sekaligus menjaga risiko kematian kanker tetap terkendali.
Integrasi aktivitas fisik ke dalam rutinitas harian bukan hanya soal fisik, tapi juga mental: mengurangi kecemasan, meningkatkan kualitas tidur, dan memperkuat rasa percaya diri penyintas kanker.
Dengan memahami holistik manfaat olahraga untuk penyintas kanker, Anda tak hanya memperpanjang usia, tapi juga meningkatkan kualitas hidup sambil menekan risiko kematian kanker.***


