KesehatanLifestyle

Gak Nyangka! Rutin Lakukan Ini Setelah Diagnosis Kanker, Risiko Kematian Turun Drastis, Cek Faktanya!”

×

Gak Nyangka! Rutin Lakukan Ini Setelah Diagnosis Kanker, Risiko Kematian Turun Drastis, Cek Faktanya!”

Sebarkan artikel ini
bergerak
Aktivitas fisik turunkan risiko kematian kanker. Manfaat olahraga untuk penyintas kanker nyata, bantu pulihkan kondisi dan perpanjang usia harapan hidup. (Freepik)

Khusus untuk penyintas kanker payudara, menjaga berat badan ideal lewat aktivitas fisik punya nilai tambah: mengurangi kadar estrogen yang berpotensi memicu pertumbuhan tumor.

Dengan demikian, manfaat olahraga untuk penyintas kanker ini bekerja ganda—baik sebagai pencegahan sekunder maupun pendukung pemulihan, sekaligus menekan risiko kematian kanker.

Penelitian fase III tahun 2025 yang dipublikasikan ASCO Post menunjukkan, program latihan terstruktur selama 3 tahun pasca-kemoterapi meningkatkan kelangsungan hidup bebas penyakit dari 74% menjadi 80% pada penyintas kanker kolon stadium III.

Data ini jadi bukti konkret bahwa aktivitas fisik terencana mampu memangkas risiko kematian kanker, sekaligus memaksimalkan manfaat olahraga untuk penyintas kanker.

Pesan kunci dari para peneliti: “Belum terlambat untuk mulai bergerak.” Aktivitas fisik tidak harus intens sejak hari pertama; bahkan jalan kaki ringan 30 menit sehari sudah memberi dampak positif bagi penyintas kanker.

Konsistensi, bukan intensitas ekstrem, yang menjadi kunci manfaat olahraga untuk penyintas kanker dalam menekan risiko kematian kanker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *