Meski dikenal memiliki efek anti-inflamasi, sejumlah penelitian pada hewan dan laboratorium menunjukkan bahwa konsumsi kurkumin dosis sangat tinggi dapat memengaruhi hormon pria.
Namun, para dokter menegaskan bahwa penggunaan kunyit sebagai bumbu masakan sehari-hari tidak menimbulkan risiko. Kekhawatiran hanya tertuju pada konsumsi suplemen terkonsentrasi dalam jumlah besar tanpa pengawasan medis.
Produk Susu dan Pengaruhnya
Beberapa ahli juga menyoroti bahwa jenis protein tertentu dalam produk susu berpotensi memengaruhi hormon prolaktin. Dalam kondisi yang jarang terjadi, peningkatan prolaktin dapat menghambat produksi testosteron.
Meski demikian, dokter menekankan bahwa konsumsi susu dan produk olahannya sebagai bagian dari pola makan seimbang umumnya aman bagi pria sehat dan tidak menyebabkan gangguan hormon.
Makanan Nabati Masih Aman
Sejumlah makanan nabati seperti teh hijau dan buah beri mengandung polifenol yang dapat memengaruhi proses konversi testosteron menjadi dihidrotestosteron (DHT), bentuk hormon yang lebih kuat.

