KITAINDONESIASATU.COM – Sejumlah dokter dan pakar kesehatan memperingatkan bahwa beberapa makanan, minuman, hingga suplemen yang kerap dianggap menyehatkan justru berpotensi memengaruhi kadar hormon testosteron pada pria. Risiko ini terutama muncul bila dikonsumsi secara berlebihan atau dalam bentuk dosis tinggi.
Berdasarkan laporan medis yang dikutip jaringan Amerika Fox News, kadar testosteron dipengaruhi banyak faktor, mulai dari kualitas tidur, aktivitas fisik, berat badan, tingkat stres, hingga kondisi metabolisme tubuh.
Meski demikian, pola makan dan konsumsi suplemen tertentu dapat mengganggu keseimbangan hormon dalam kondisi tertentu.
Para dokter menegaskan bahwa faktor gaya hidup tetap memegang peranan paling besar dalam menjaga kesehatan testosteron. Obesitas, kurang tidur, stres berkepanjangan, serta resistensi insulin dinilai memberikan dampak jauh lebih signifikan dibandingkan pengaruh satu jenis makanan saja.
Bahkan, kurang tidur dan kebiasaan minum alkohol berlebihan disebut mampu menurunkan kadar testosteron secara lebih nyata dibandingkan efek dari sebagian besar bahan makanan.
Suplemen Kunyit Jadi Sorotan
Salah satu isu yang memicu perdebatan adalah penggunaan suplemen kunyit atau kurkumin dengan konsentrasi tinggi.





