KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki awal tahun, banyak orang langsung bersemangat menjalani program penurunan berat badan yang ekstrem.
Sayangnya, semangat itu kerap tak bertahan lama dan biasanya kandas sebelum Januari berakhir.
Dokter spesialis gastroenterologi asal Amerika Serikat, Dr. Saurabh Sethi, yang berafiliasi dengan Harvard dan Stanford, mengungkap kesalahan serius yang sering dilakukan banyak orang saat memulai diet.
Menurut laporan Times of India, Dr. Sethi menyebut kegagalan diet umumnya dipicu oleh keputusan tergesa-gesa menerapkan sistem penurunan berat badan yang terlalu keras tanpa persiapan tubuh.
“Setiap Januari, klinik saya dipenuhi pasien yang mencoba diet ekstrem. Namun, pertengahan bulan mereka kembali dengan rasa frustrasi karena tidak sanggup melanjutkannya,” ujar Dr. Sethi.
Salah satu kesalahan paling umum adalah langsung beralih dari pola makan tidak teratur ke puasa intermiten ketat, seperti metode 16/8. Perubahan drastis ini membuat tubuh mengalami tekanan dan akhirnya berhenti merespons dalam waktu singkat.





