Temuan paling mencolok adalah munculnya penyakit hati berlemak pada kelompok keto, meski tanpa obesitas.
Penumpukan lemak di hati dikenal sebagai sinyal awal gangguan metabolisme yang serius. Peneliti menilai bahwa kelebihan lemak tidak sepenuhnya terbakar, melainkan dialihkan ke organ dan sirkulasi darah.
Efek ini tercatat lebih berat pada tikus jantan, yang menunjukkan gangguan fungsi hati lebih jelas.
Sementara itu, tikus betina tampak memiliki ketahanan lebih baik, sebuah perbedaan biologis yang masih akan diteliti lebih lanjut.***




