Rempah ini lebih tepat diposisikan sebagai bagian pendukung dari pola makan sehat dan seimbang, sebagaimana dilaporkan oleh Healthline.
Tak hanya terkait hati, cengkeh juga mengandung antioksidan yang membantu mengurangi risiko kerusakan sel yang berkaitan dengan penyakit kronis.
Kandungan mangan di dalamnya berperan penting bagi kesehatan tulang dan fungsi otak, meskipun asupannya dari cengkeh biasanya tidak besar.
Manfaat lain yang turut dicatat adalah sifat antibakterinya. Hal ini membuat cengkeh berpotensi mendukung kesehatan mulut dan sistem pencernaan.
Beberapa riset juga mengaitkannya dengan kemampuan membantu mengontrol gula darah, menjaga kepadatan tulang, hingga menekan risiko tukak lambung.
Di sisi lain, potensi cengkeh dalam memberikan perlindungan terhadap beberapa jenis kanker masih terus diteliti. Temuan yang ada sejauh ini masih bersifat awal dan memerlukan uji klinis lebih lanjut pada manusia.

