KITAINDONESIASATU.COM – Cengkeh sejak lama tidak hanya dikenal sebagai bumbu dapur, tetapi juga dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Rempah ini berasal dari kuncup bunga pohon bernama ilmiah Syzygium aromaticum.
Dalam praktik kuliner, cengkeh bisa digunakan secara utuh maupun ditumbuk halus dan kerap hadir dalam masakan khas Asia hingga India.
Salah satu keunggulan utama cengkeh terletak pada kandungan eugenol. Senyawa aktif ini dikenal memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi yang kuat.
Sejumlah studi berbasis laboratorium dan hewan menunjukkan eugenol berpotensi membantu menjaga sel hati dari paparan zat beracun, menekan stres oksidatif, serta memperbaiki indikator kesehatan hati seperti ALT dan AST.
Selain itu, senyawa ini juga berperan dalam mendukung proses detoksifikasi alami tubuh.
Meski demikian, manfaat tersebut bukan berarti cengkeh dapat dijadikan terapi tunggal untuk gangguan hati kronis.





