Meski demikian, di era medis modern, cuka tidak dianjurkan sebagai pengganti antiseptik atau pengobatan profesional.
Kemampuan cuka dalam menghambat pertumbuhan bakteri juga membuatnya sering digunakan sebagai pengawet alami makanan.
Berpotensi menstabilkan gula darah
Beberapa studi menunjukkan konsumsi cuka sari apel dapat membantu memperbaiki respons gula darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2. Bahkan pada individu sehat, menjaga kadar gula darah tetap stabil dinilai penting untuk mencegah penuaan dini dan penyakit kronis.
Namun, bagi pengguna obat penurun gula darah, konsumsi rutin cuka sari apel sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis.
Dukung diet dan kesehatan jantung
Efek rasa kenyang setelah mengonsumsi cuka sari apel disebut dapat membantu mengurangi asupan kalori harian. Konsumsi sekitar 15 ml per hari, bila dikombinasikan dengan pola makan seimbang, dikaitkan dengan perbaikan komposisi lemak tubuh, lingkar pinggang, hingga profil kolesterol.

