Mangga kuning biasanya lebih kaya karotenoid, sementara mangga merah memiliki antioksidan dan sifat antiinflamasi yang lebih tinggi.
Pepaya juga termasuk sumber vitamin C yang unggul. Sekitar 145 gram pepaya mengandung sekitar 88 mg vitamin C (98% kebutuhan harian).
Pepaya dikenal memiliki manfaat anti-inflamasi, antioksidan, anti-penuaan, serta mempercepat penyembuhan luka. Pepaya juga kaya serat, kalsium, kalium, magnesium, tembaga, dan vitamin A, B, E, dan K.
Di kelompok sayuran, brokoli dan kubis kecil (Brussels sprouts) merupakan pilihan bernutrisi tinggi. Sekitar 91 gram brokoli cincang mengandung 81 mg vitamin C.
Brokoli juga populer karena sifat antibakteri dan anti-inflamasinya. Sementara 78 gram kubis kecil memberi sekitar 48 mg vitamin C (lebih dari 50% kebutuhan harian), serta kaya vitamin K yang penting untuk tulang dan pembekuan darah.
Buah lain yang tak boleh dilupakan adalah kiwi dan stroberi, dua sumber vitamin C alami yang sangat tinggi. Sekitar 180 gram kiwi menyediakan 74,7 mg vitamin C (83% kebutuhan harian) dan terkenal dengan efek antiinflamasi, antikanker, serta membantu mengontrol gula darah.



