KITAINDONESIASATU.COM – Video game kerap dianggap sekadar sarana hiburan atau pengisi waktu luang. Namun, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa aktivitas ini juga menyimpan manfaat signifikan bagi fungsi kognitif otak.
Riset yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications mengungkap bahwa bermain video game, khususnya yang bersifat strategis dan kompleks, dapat membantu menjaga ketajaman otak.
Mengutip laporan Decrypt, studi ini menganalisis data otak dari sekitar 1.400 individu yang terlibat dalam berbagai aktivitas kreatif, seperti menari, bermusik, seni rupa, hingga bermain video game.
Hasilnya cukup mengejutkan. Peserta yang aktif dalam kegiatan seni dan bermain game menunjukkan usia otak biologis 4 hingga 7 tahun lebih muda dibandingkan mereka yang tidak melakukan aktivitas tersebut.
Bahkan, pemula yang baru mulai memainkan game strategi pun sudah merasakan peningkatan kemampuan kognitif hanya dalam hitungan minggu.
Tingkat Kompleksitas Game Berpengaruh


