Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kafein, sebagai zat aktif utama dalam kopi, dapat memicu kenaikan tekanan darah dalam jangka pendek.
Efek ini lebih sering dirasakan oleh orang yang jarang mengonsumsi kopi atau memiliki sensitivitas tinggi terhadap kafein.
Pada kelompok ini, satu cangkir kopi saja sudah cukup untuk membuat tekanan darah sedikit meningkat.
Jika asupan kafein bertambah—misalnya setara dua hingga tiga cangkir kopi dalam waktu berdekatan—kenaikan tekanan darah bisa terasa lebih jelas. Kondisi ini kerap disertai gejala seperti jantung berdebar, rasa gelisah, dan sulit tenang.
Secara ilmiah, efek tersebut berkaitan dengan kemampuan kafein dalam menghambat kerja adenosin, senyawa alami yang berperan melebarkan pembuluh darah dan memberi efek relaksasi.
Ketika adenosin terblokir, pembuluh darah cenderung menyempit dan sistem saraf menjadi lebih aktif, sehingga tekanan darah meningkat sementara.
Namun, efek ini akan berkurang seiring tubuh beradaptasi dengan kafein.


