Ahli gizi Ruchi Bharani menyebut kandungan aktif dalam daun jambu biji juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin.
Hal ini menjadikan manfaat daun jambu biji berperan penting dalam membantu pengelolaan gula darah jangka panjang.
Meski demikian, para ahli menegaskan daun jambu biji untuk gula darah bukanlah pengganti obat medis. Pengidap diabetes tetap harus mengikuti terapi yang diresepkan dokter.
Menurut Cleveland Clinic, pendekatan terbaik tetap menggabungkan obat, pola makan sehat, dan olahraga.
Dokter Manoj K. Ahuja mengingatkan bahwa penggunaan berlebihan dapat menimbulkan persepsi keliru. Pasien bisa saja mengabaikan pengobatan utama.
Karena itu, memahami apakah daun jambu biji efektif menurunkan gula darah harus disertai pendekatan medis yang tepat.
Penggunaan berlebihan juga berisiko menimbulkan efek samping. Konsumsi terlalu sering dapat menyebabkan gangguan pencernaan hingga sembelit.




