Para peneliti menyimpulkan bahwa individu yang rutin melewatkan sarapan jauh lebih rentan terhadap sindrom metabolik dan komponen-komponen utamanya.
Temuan ini menegaskan kembali betapa pentingnya sarapan untuk menjaga kesehatan jangka panjang, terutama dalam konteks pencegahan dan pengendalian sindrom metabolik.***


