Namun, beberapa ahli mencatat bahwa proses pemurnian bisa menghilangkan komponen mikro bernutrisi dalam whey utuh, seperti imunoglobulin. Jadi, pilih sesuai kebutuhan:
Ingin cepat diserap & ringan? Pilih clear protein.
Butuh nutrisi lengkap? Tetap pertimbangkan whey konvensional.
4. Teh Hijau: Aktivator Sel Otak
Kandungan unggulan teh hijau, EGCG (Epigallocatechin gallate), adalah antioksidan kuat yang telah terbukti dalam studi hewan bisa merangsang sel otak membersihkan protein amiloid—plak beracun yang menumpuk dalam kasus Alzheimer.
Ditambah vitamin B3 (niacin), kombinasi ini memicu regenerasi sel saraf dan perlindungan terhadap stres oksidatif.
Meski belum ada bukti kuat efeknya pada manusia, konsumsi teh hijau secara rutin tetap dikaitkan dengan:
-Penurunan risiko stroke dan diabetes.
-Peningkatan fokus dan kewaspadaan (berkat kafein + L-theanine).
-Perlambatan penuaan seluler.
5. Matcha Tanpa Gula: Metabolisme Booster Alami
Matcha adalah bentuk teh hijau yang lebih pekat, dengan konsentrasi EGCG dan L-theanine jauh lebih tinggi. Senyawa ini membantu:


