Para ilmuwan menemukan bahwa seseorang yang aktif bersosialisasi — baik dalam komunitas, keluarga, atau kelompok olahraga — memiliki risiko lebih rendah mengalami penurunan kognitif.
Mengetahui bahwa ada orang lain yang mendukung atau bahkan bersaing sehat dapat meningkatkan semangat untuk terus berkembang.
Kesimpulannya, menurut para peneliti, otak dapat tetap tajam dan kuat sepanjang hidup, asalkan seseorang menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, menstimulasi pikiran, dan terus terhubung dengan lingkungan sosialnya.
Langkah sederhana itu bukan hanya meningkatkan daya pikir, tetapi juga menjadi pertahanan alami terhadap Alzheimer dan demensia.***

