Solusinya, gantilah roti putih dengan roti gandum utuh dan tambahkan sayuran, kacang-kacangan, atau buah rendah gula pada menu sarapan.
2. Minum Minuman Manis Saat Sarapan
Banyak orang memilih sarapan cepat dengan kue atau roti ditemani kopi susu, teh manis, soda, atau jus kemasan. Padahal, gula dalam bentuk cair lebih cepat diserap tubuh sehingga gula darah langsung naik tajam.
Lebih baik konsumsi air putih, teh tawar, atau kopi tanpa gula. Bila ingin mendapatkan nutrisi buah, makan buah utuh jauh lebih baik daripada jus kemasan atau minuman manis.
3. Sarapan Terlalu Siang
Waktu makan juga berpengaruh pada kadar gula darah. Sarapan mendekati siang hari membuat ritme hormon insulin terganggu. Akibatnya, seseorang cenderung melewatkan makan siang, makan berlebih di malam hari, atau ngemil larut malam.
Ini menyebabkan energi menumpuk pada waktu tubuh tidak lagi responsif terhadap insulin, sehingga memicu gula darah tinggi, peningkatan lemak perut, serta risiko diabetes dan penyakit jantung.***

