Lifestyle

Kepala Bayi Hangat Belum Tentu Demam, Ini Penjelasannya

×

Kepala Bayi Hangat Belum Tentu Demam, Ini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini
FotoJet 3 17
Kepala Bayi Hangat Belum Tentu Demam

KITAINDONESIASATU.COM – Bayi yang kepalanya terasa panas tidak selalu berarti sedang mengalami demam.

Untuk memastikan kondisi tersebut, orang tua disarankan memeriksa suhu tubuh bayi menggunakan termometer agar mendapatkan hasil yang akurat.

Kesehatan anak menjadi prioritas bagi orang tua. Oleh karena itu, saat mendapati tubuh atau kepala bayi terasa hangat, orang tua mungkin segera memberikan kompres atau obat penurun panas.

Padahal, kepala bayi yang terasa panas belum tentu merupakan tanda demam.

Beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan kepala bayi terasa lebih panas antara lain:

Baru selesai mandi dengan air hangat
Kelelahan setelah bermain terlalu lama
Suhu lingkungan yang terlalu tinggi
Mengenakan pakaian yang terlalu tebal

Selain itu, suhu tubuh bayi secara alami mengalami fluktuasi, biasanya meningkat pada malam hari dan menurun saat pagi. Hal ini merupakan kondisi normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Ketika bayi mengalami perubahan suhu tubuh, orang tua sebaiknya tetap tenang dan segera mengukurnya menggunakan termometer.

Termometer digital dapat memberikan hasil yang cepat dan akurat, sementara termometer rektal yang digunakan melalui anus lebih direkomendasikan untuk bayi di bawah tiga tahun.

Suhu tubuh bayi normalnya berkisar antara 36–37°C.

Jika suhu melebihi 37°C, bayi mungkin mengalami demam. Selain panas di kepala, bayi yang demam juga bisa menunjukkan gejala seperti kurang nafsu makan, lemas, bibir kering, muncul ruam di pipi, berkeringat berlebihan, rewel, serta suhu tubuh bagian punggung dan perut yang meningkat.

Demam sebenarnya merupakan mekanisme alami tubuh dalam melawan infeksi.

Namun, jika bayi mengalami demam, beberapa langkah berikut dapat membantu menurunkannya:

Memenuhi kebutuhan cairan:
Pastikan bayi mendapatkan cukup ASI, susu formula, atau air putih agar tidak mengalami dehidrasi.

Memilih pakaian yang nyaman:
Gunakan pakaian berbahan tipis dan nyaman, serta sesuaikan dengan suhu ruangan agar bayi tidak kepanasan atau kedinginan.

Memandikan dengan air hangat:
Air hangat dapat membantu menurunkan suhu tubuh bayi, tetapi pastikan suhunya tidak terlalu panas bagi kulitnya.

Jika suhu tubuh bayi tetap di atas 37°C setelah dilakukan berbagai upaya penanganan, dan demam berlangsung lebih dari tiga hari disertai gejala seperti diare, kurang minum, serta tampak lemas, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *