KITAINDONESIASATU.COM – Para penjahat siber kini semakin lihai memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk melancarkan serangan phishing tingkat tinggi. Laporan terbaru Cato Networks mengungkap bagaimana hacker berhasil membobol perusahaan investasi di AS dengan memanfaatkan platform pemasaran populer Simplified AI sebagai umpan, demi mencuri kredensial Microsoft 365.
Serangan yang terdeteksi Juli 2025 itu disebut sebagai era baru kejahatan siber, di mana AI bukan lagi sekadar alat inovasi, tapi juga senjata berbahaya di tangan peretas.
Modusnya pun mengecoh, email seolah dari eksekutif resmi, lampiran PDF berpassword agar lolos sistem keamanan, hingga halaman login Microsoft 365 palsu yang tampak meyakinkan.
Yang bikin ngeri, karena menggunakan platform AI legal, banyak sistem keamanan perusahaan tidak curiga sama sekali.
Ahli keamanan memperingatkan, kasus ini jadi peringatan keras bahwa AI kini bisa jadi kuda troya baru dalam serangan phishing. Perusahaan didesak segera memperketat keamanan, mulai dari autentikasi multi-faktor, training karyawan, hingga inspeksi lalu lintas AI secara ketat.
Jadi, jangan asal percaya pada AI, karena bisa jadi itu adalah pintu masuk hacker ke data rahasia perusahaan Anda. (Sumber: Cybersecuritynews.com)

