Lifestyle

Kaya Nutrisi, Ini Alasan Buah Kering Layak Masuk Menu Harian

×

Kaya Nutrisi, Ini Alasan Buah Kering Layak Masuk Menu Harian

Sebarkan artikel ini
FotoJet 5 21
Buah keringan

KITAINDONESIASATU.COM – Buah kering adalah hasil olahan buah yang telah dihilangkan kandungan airnya, biasanya melalui penjemuran, pemanggangan, atau menggunakan alat dehidrator.

Beberapa buah yang umum dikeringkan antara lain anggur (menjadi kismis), aprikot, apel, hingga mangga dan nangka.

Proses pengeringan membuat buah lebih tahan lama dan sering digunakan dalam berbagai hidangan sehat seperti granola atau oatmeal.

Meski begitu, banyak yang mempertanyakan apakah buah kering tetap sehat dikonsumsi.

Buah kering tetap kaya akan nutrisi. Bahkan, dalam berat yang sama, kandungan serat, vitamin, dan mineralnya bisa hingga 3,5 kali lebih tinggi dibanding buah segar.

Baca Juga  Buah Murbei, Kaya Nutrisi dan Segudang Manfaat untuk Kesehatan

Buah kering juga tinggi antioksidan, terutama polifenol yang baik untuk tubuh.

Namun, vitamin C dalam buah kering cenderung berkurang akibat proses pengeringan.

Selain itu, buah kering mengandung sedikit air dan bisa memiliki kadar gula yang tinggi. Misalnya, 100 gram apel segar mengandung sekitar 10 gram gula, sedangkan apel kering bisa mencapai 57 gram.

Jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, yaitu sekitar ¼–½ cangkir per hari, buah kering tetap tergolong sehat.

Namun, konsumsi berlebihan bisa menambah asupan gula dan kalori, sehingga berisiko memicu kenaikan berat badan atau diabetes.

Baca Juga  6 Olahraga yang Baik untuk Ibu Hamil Trimester 3

Manfaat Buah Kering

Menjaga kesehatan mata, berkat kandungan vitamin A dan C.

Mencegah osteoporosis, karena tingginya kadar kalsium.

Mendukung kehamilan, melalui asupan zat besi yang penting bagi ibu hamil.

Menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung, lewat kandungan serat dan kalium yang membantu menjaga tekanan darah dan kadar gula.

Agar lebih sehat, pilih buah kering tanpa tambahan gula, pengawet, atau pewarna.

Hindari produk yang mengandung sulfit, terutama jika memiliki asma. Jika kamu memiliki kondisi kesehatan khusus, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan porsi yang tepat.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *