KITAINDONESIASATU.COM – Berikut ini jadwal puasa Syawal 2025 lengkap dengan besaran pahala dan bacaan niat Arab dan Latinnya.
Puasa Syawal merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan setelah Ramadan. Tahun 2025, puasa Syawal dapat dimulai pada 7 April 2025 (1 Syawal 1446 H), setelah Hari Raya Idul Fitri.
Puasa ini bisa dilakukan selama enam hari secara berturut-turut atau terpisah dalam bulan Syawal.
Keutamaan puasa Syawal sangat besar. Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadan setara dengan puasa setahun penuh (HR. Muslim).
Ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperoleh pahala berlipat.
Pahala Puasa Syawal 2025
Orang yang berpuasa Ramadhan dan melanjutkannya dengan puasa Syawal, akan mendapat pahala berpuasa setahun. Hal ini mengacu pada hadis sahih riwayat Imam Muslim:
“Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.”
Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan mengenai waktu pelaksanaan puasa Syawal, niat, dan hukumnya berikut ini.
Berapa Lama Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal 2025?
Puasa Syawal merupakan ibadah sunnah yang dilaksanakan selama bulan Syawal. Puasa ini dapat dimulai dari 2 Syawal hingga akhir bulan Syawal.
Dianjurkan untuk berpuasa selama enam hari berturut-turut, tepatnya pada 2-7 Syawal, sebagaimana disebutkan dalam NU Online. Namun, jika dilakukan secara terpisah atau tidak berurutan, puasa ini tetap mendapatkan keutamaan, yaitu pahala seperti puasa wajib selama setahun penuh.
Umat Islam memiliki fleksibilitas dalam menentukan hari puasa, misalnya puasa Senin-Kamis atau puasa Ayyamul Bidh (13, 14, 15 Hijriah). Bahkan, jika seseorang berniat untuk puasa sunnah lainnya, seperti Senin-Kamis, tetap akan memperoleh keutamaan puasa Syawal.
Berdasarkan Kalender Hijriah Kemenag, Idul Fitri 1446 H jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Dengan demikian, puasa Syawal pertama bisa dilakukan mulai Selasa, 1 April 2025 (2 Syawal 1446 H).
Niat puasa Syawal
Sama seperti puasa pada umumnya, niat puasa Syawal perlu dibaca sebelumnya. Berikut bacaan niat puasa Syawal.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Swt.”
Puasa Syawal termasuk dalam puasa sunnah sehingga tidak masalah jika lupa membaca niat ini pada malam hari. Niat puasa Syawal bisa dibaca di siang hari, berikut bacaannya.
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’aalaa.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah Swt.”



