Lifestyle

Kapan Mulai Puasa Syawal 2025? Berikut Penjelasannya

×

Kapan Mulai Puasa Syawal 2025? Berikut Penjelasannya

Sebarkan artikel ini
puasa
Ilustrasi berpuasa. (Pixabay)

KITAINDONESIASATU.COM – Puasa Syawal adalah hukumnya sunnah dan dianjurkan bagi umat Islam, setelah puasa Ramadan berakhir. Puasa Syawal dikerjakan selama enam hari di bulan Syawal.

Puasa Syawal memiliki sejumlah keutamaan, salah satunya mendapatkan pahal seperti berpuasa selama satu tahun. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam:

عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

Teks Latin: An Abī Ayyūb al-Anṣārī raḍiyallāhu ‘anhu, anna Rasūlallāh ṣallallāhu ‘alayhi wa sallam qāla: Man ṣāma Ramaḍāna ṡumma atba’ahu sittan min Syawwāl, kāna kaṣiyāmi ad-dahr.”

Artinya: “Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim no. 1164).

Lantas pertanyaannya kapan bisa mulai puasa Syawal 2025? Nah, pada tahun 2025 berhubung antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah sama berlebarannya yang sama jatuh pada Senin, 31 Maret 2025 Maseji/1 Syawal 1446 Hijriah, maka puasa Syawal bisa dimulai pada 2 Maret 2025 atau 2 Syawal 1446 Hijriah, sehari setelah Idulfitri.

Adapun puasa Syawal dapat dilakukan secara berurutan selama enam hari berturut-turut atau secara terpisah selama bulan Syawal. Kedua metode ini diperbolehkan, selama puasa tersebut dilakukan dalam bulan Syawal.

Fleksibilitas ini memberikan kemudahan bagi umat Islam untuk menyesuaikan pelaksanaan puasa Syawal dengan kondisi dan kemampuan masing-masing.

Bagi mereka yang memiliki utang puasa Ramadan, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai apakah harus menyelesaikan qadha puasa terlebih dahulu sebelum melaksanakan puasa Syawal.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa lebih baik untuk menyelesaikan qadha puasa Ramadan sebelum memulai puasa Syawal, karena qadha merupakan kewajiban yang harus ditunaikan.

Namun, ada juga ulama yang membolehkan melaksanakan puasa Syawal sebelum qadha, dengan catatan bahwa qadha tetap harus diselesaikan sebelum datangnya Ramadan berikutnya.

Demikianlah penjelasan kapan dimulai puasa Syawal dan berapa hari puasa Syawal. Semoga kita dimudahkan untuk melaksanakan puasa Syawal. Aamiin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *