Lifestyle

Jangan Salah! Ini Urutan Pemakaian Skincare Malam dengan Retinol

×

Jangan Salah! Ini Urutan Pemakaian Skincare Malam dengan Retinol

Sebarkan artikel ini
Urutan Pemakaian Skincare Malam dengan Retinol

KITAINDONESIASATU.COM – Ingin mendapatkan kulit yang lebih halus, cerah, dan terlihat lebih muda? Retinol adalah salah satu bahan skincare yang paling banyak direkomendasikan oleh dermatologis untuk mengatasi penuaan dini, jerawat, hingga tekstur kulit yang tidak merata. Namun, penggunaan retinol tidak bisa sembarangan. Karena sifatnya yang cukup kuat, retinol memerlukan urutan skincare malam yang tepat agar hasilnya maksimal tanpa merusak skin barrier.

Jika kamu masih bingung bagaimana cara memakai retinol yang benar, artikel ini akan membahas urutan skincare malam dengan retinol secara lengkap, langkah demi langkah, plus tips aman untuk pemula. Simak penjelasan berikut!

Mengapa Retinol Harus Dipakai Malam Hari?

Retinol adalah turunan vitamin A yang bekerja dengan mempercepat regenerasi sel kulit dan meningkatkan produksi kolagen. Namun, retinol sangat sensitif terhadap cahaya matahari. Itulah sebabnya retinol selalu direkomendasikan untuk dipakai malam hari agar tetap stabil dan bekerja optimal.

Selain itu, kulit cenderung lebih fokus memperbaiki diri pada malam hari sehingga retinol dapat bekerja lebih efektif. Namun tetap ingat: retinol membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar UV, sehingga penggunaan sunscreen keesokan paginya tidak boleh dilewatkan.

Urutan Pemakaian Skincare Malam dengan Retinol yang Benar

Agar tidak salah langkah, berikut urutan penggunaan skincare malam yang tepat ketika memakai retinol.

  1. Cleanser: Membersihkan Tanpa Mengiritasi

Langkah pertama yang wajib adalah membersihkan wajah dengan gentle cleanser. Pilih pembersih yang tidak mengandung scrub, alkohol tinggi, atau bahan eksfoliasi seperti AHA/BHA.

Tujuannya adalah mengangkat kotoran, minyak, dan sisa makeup tanpa merusak kelembapan alami kulit. Kulit yang bersih akan membantu retinol menyerap lebih maksimal.

  1. Hydrating Toner atau Essence: Menyiapkan Kulit

Setelah wajah bersih, lanjutkan dengan hydrating toner atau essence. Gunakan produk yang berfokus pada hidrasi, bukan eksfoliasi.

Beberapa bahan yang cocok:

  • Hyaluronic acid
  • Panthenol
  • Centella asiatica
  • Glycerin

Mengapa tahap ini penting? Karena retinol cenderung membuat kulit kering di awal pemakaian. Dengan memberikan hidrasi yang cukup, kamu dapat meminimalkan iritasi dan memperkuat skin barrier.

  1. Moisturizer Pertama (Opsional): Teknik Sandwich Method

Jika kamu termasuk pemula, memiliki kulit sensitif, atau baru pertama kali memakai retinol, gunakan teknik “sandwich method” untuk mengurangi risiko iritasi.

Caranya:

  • Aplikasikan moisturizer tipis.
  • Gunakan retinol.
  • Tutup lagi dengan moisturizer.

Lapisan moisturizer pertama berfungsi sebagai “pelindung” agar retinol tidak langsung mengenai kulit dan mengurangi rasa perih atau kering.

Bagi yang sudah terbiasa memakai retinol, tahap ini boleh dilewati.

  1. Retinol: Bahan Aktif Utama

Inilah langkah yang paling penting. Teteskan retinol seukuran biji kacang lalu ratakan ke seluruh wajah. Jangan gunakan terlalu banyak, karena tidak akan membuat hasil lebih cepat—yang ada justru menyebabkan iritasi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Hindari area sekitar mata, ujung hidung, dan area bibir.
  • Gunakan 2–3 kali per minggu di awal.
  • Tingkatkan frekuensi secara bertahap setelah kulit mulai beradaptasi.

Jika muncul purging (jerawat kecil) dalam 2–6 minggu pertama, itu normal. Namun jika muncul rasa terbakar atau kemerahan parah, hentikan sementara.

  1. Moisturizer Kedua: Mengunci Kelembapan

Setelah retinol meresap, aplikasikan moisturizer sebagai langkah penutup. Pilih yang memiliki tekstur creamy atau gel-cream sesuai kebutuhan kulit.

Rekomendasi bahan yang bagus:

  • Ceramide
  • Niacinamide
  • Squalane
  • Panthenol
  • Cholesterol

Moisturizer berfungsi membantu memperbaiki skin barrier dan menjaga kulit tetap lembap sepanjang malam. Ini sangat penting karena retinol dapat membuat kulit kering di awal pemakaian.

  1. Facial Oil (Opsional): Untuk Kulit Kering

Jika kulit kamu sangat kering atau sensitif, menambahkan facial oil dapat membantu. Oil seperti squalane atau rosehip akan memberikan kelembapan ekstra dan mengurangi sensasi “tight” setelah memakai retinol.

Langkah ini opsional, tapi sangat direkomendasikan bagi kulit yang mudah dehidrasi.

Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Saat Memakai Retinol

Menggunakan retinol memang memberikan banyak manfaat, tetapi pemakaiannya harus diperhatikan dengan benar. Berikut hal–hal yang tidak boleh kamu lewatkan:

  1. Hindari Kombinasi Berbahaya di Malam Hari

Retinol tidak boleh dipakai bersamaan dengan:

  • AHA/BHA (glycolic acid, salicylic acid)
  • Benzoyl Peroxide
  • Vitamin C (L-Ascorbic Acid)
  • Produk beraroma kuat atau scrub

Kombinasi tersebut dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, atau over–exfoliating.

  1. Wajib Memakai Sunscreen di Pagi Hari

Retinol membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Pastikan kamu memakai sunscreen minimal SPF 30 setiap pagi, bahkan jika hanya beraktivitas di dalam ruangan.

Tanpa sunscreen, manfaat retinol akan berkurang dan kulit bisa lebih cepat mengalami flek atau sunburn.

  1. Jangan Pakai Saat Kulit Sedang Iritasi

Jika kulit sedang sensitif, merah, terluka, atau sedang dalam kondisi breakout parah, tunggu hingga kulit membaik sebelum kembali memakai retinol.

  1. Mulai dengan Konsentrasi Rendah

Bagi pemula, pilih retinol dengan konsentrasi:

  • 0.1% – 0.3% untuk pemula
  • 0.5% untuk level menengah
  • 1% untuk yang sudah terbiasa

Semakin tinggi konsentrasinya, semakin besar peluang iritasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *