KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki penghujung tahun 2025, umat Muslim di Indonesia mulai bersiap menyambut kehadiran bulan Rajab 1447 Hijriah. Sebagai salah satu bulan yang dimuliakan (Asyhurul Hurum), Rajab menjadi momentum istimewa untuk memperbanyak amalan ibadah, salah satunya adalah Puasa Ayyamul Bidh.
Ibadah sunnah yang dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 di tengah bulan Hijriah ini memiliki keutamaan besar, yakni pahalanya yang setara dengan berpuasa sepanjang tahun.
Berdasarkan kalender Hijriah yang diterbitkan oleh pemerintah, bulan Rajab 1447 H dimulai pada akhir Desember 2025. Oleh karena itu, jadwal puasa Ayyamul Bidh untuk bulan Rajab 1447 H akan jatuh pada pekan pertama bulan Januari 2026. Berikut adalah rincian jadwal selengkapnya:
- 13 Rajab 1447 H: Jumat, 2 Januari 2026
- 14 Rajab 1447 H: Sabtu, 3 Januari 2026
- 15 Rajab 1447 H: Minggu, 4 Januari 2026
Bagi umat Muslim yang ingin melaksanakannya, sangat dianjurkan untuk memantapkan niat sejak malam hari. Berikut adalah lafal niat puasa Ayyamul Bidh:
“Nawaitu shauma ayyamil bidhi sunnatan lillaahi ta’ala.”
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah Ta’ala.”
Pelaksanaan puasa ini sama seperti puasa pada umumnya, yakni menahan diri dari lapar, dahaga, dan segala hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Para ulama menganjurkan pemanfaatan waktu di bulan Rajab ini untuk melakukan transformasi spiritual sebelum menyambut bulan Ramadhan yang kian dekat. Mengingat hari ini merupakan hari terakhir di tahun 2025, memulai awal tahun 2026 dengan menjalankan ibadah puasa Ayyamul Bidh bisa menjadi langkah awal yang sangat positif untuk memperkuat ketakwaan.
Masyarakat diimbau untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima saat menjalankan ibadah, terutama karena cuaca di sebagian wilayah Indonesia saat ini sedang memasuki puncak musim penghujan.(*)


