KITAINDONESIASATU.COM – Berbakti kepada orang tua bukan sekadar ajaran mulia, tapi juga perintah langsung dari Allah SWT dalam Al-Qur’an. Salah satu cara paling mudah dan penuh berkah untuk berbakti adalah dengan mendoakan kedua orang tua, baik yang masih hidup, sedang sakit, maupun yang sudah wafat.
Dalam kitab-kitab doa seperti Doa-Doa Pilihan karya Ahmadi Isa, dijelaskan bahwa doa adalah bentuk penyerahan diri kepada Allah SWT.
Melalui doa, seorang anak bukan hanya meminta kebaikan bagi dirinya, tapi juga memohon ampunan, rahmat, dan keberkahan bagi ayah dan ibunya.
Doa untuk Kedua Orang Tua yang Masih Hidup
اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Teks Latin: Allahumma firlii wa liwaa lidhayya warham humaa kamaa rabbayaa nii shaghiraa.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku sejak kecil.”
Doa untuk Orang Tua yang Sedang Sakit
اَللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ البَاسَ، اِشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا
Teks Latin: Allahumma Rabbannasi adzhibi al-ba’sa. Isyfi anta as-syaafiyyu laa syifaa-a illa syifaa-uka syifaa-an laa yughadiru saqama.
Artinya: “Ya Allah, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkanlah, Engkaulah satu-satunya Maha Penyembuh, tiada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu.”
Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا
Teks Latin: Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā’i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā’inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddārinā, wa asātidzatinā, wa mu’allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi ‘alaynā.
Artinya: “Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.”
Dalil Al-Qur’an dan Hadits tentang Doa untuk Orang Tua
- QS Ibrahim: 41 – “Ya Tuhan kami, ampunilah aku, kedua orang tuaku, dan orang-orang mukmin pada hari perhitungan.”
- QS Luqman: 14 – Perintah bersyukur kepada Allah sekaligus berbuat baik kepada kedua orang tua.
- HR Muslim dan Ahmad – Amal yang tidak pernah terputus: sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, dan doa anak saleh untuk orang tuanya. (*)



