Lifestyle

Ini Pilihan Minuman yang Tepat Saat Diare

×

Ini Pilihan Minuman yang Tepat Saat Diare

Sebarkan artikel ini
MINUMAN UNTUK DIARE
Minuman yang tepat ketika diare.

KITAINDONESIASATU.COM – Ketika mengalami diare, memilih jenis minuman yang tepat sangat penting agar tubuh cepat pulih dan terhindar dari dehidrasi.

Diare umumnya ditandai dengan buang air besar lebih dari tiga kali sehari dengan tekstur cair, sering disertai rasa mulas, mual, hingga muntah.

Kondisi ini bisa disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, maupun parasit akibat makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Selain itu, alergi, intoleransi makanan, obat-obatan, hingga gangguan pencernaan juga bisa menjadi pemicunya.

Diare membuat tubuh kehilangan banyak cairan serta elektrolit, sehingga jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan dehidrasi.

Gejala dehidrasi antara lain mulut kering, rasa haus berlebih, jarang buang air kecil, warna urine pekat, mudah lelah, hingga pusing.

Untuk mencegah kondisi ini, ada beberapa minuman yang direkomendasikan:

Oralit:
Minuman ini mengandung glukosa, natrium, dan kalium yang cepat diserap tubuh. Oralit tersedia dalam bentuk bubuk siap seduh dan harus diminum sesuai aturan untuk mencegah kelebihan garam.

Minuman isotonik:
Umumnya dikenal sebagai sport drink, minuman ini mengandung gula serta elektrolit penting. Namun, kandungan gula atau pemanis buatan pada produk kemasan perlu diwaspadai, terutama bagi penderita diabetes atau orang yang sensitif.

Probiotik:
Mengandung bakteri baik yang membantu melawan bakteri penyebab diare serta memperkuat sistem imun. Minuman probiotik terbukti mampu mengurangi durasi dan tingkat keparahan diare.

Air kelapa:
Pilihan alami yang kaya elektrolit seperti kalium, natrium, dan magnesium, namun rendah gula sehingga lebih sehat dibanding minuman isotonik kemasan.

Jus buah encer:
Jus apel, jeruk, atau cranberry yang dicampur air bisa menjadi alternatif pengganti air putih. Pengenceran dilakukan agar tidak menimbulkan rasa mual saat dikonsumsi.

Selain itu, hindari konsumsi susu ketika diare karena dapat memperburuk gejala.

Jika diare berlangsung lebih dari dua hari, semakin parah, atau disertai demam tinggi, nyeri perut hebat, serta BAB berdarah, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *