Dengan total investasi besar tersebut, Thunderbolts harus menunjukkan konsistensi performa untuk mencapai titik impas dan meraih keuntungan secara teatrikal.
CEO Disney, Bob Iger, turut menyoroti Thunderbolts sebagai representasi dari pendekatan baru Marvel yang lebih mengutamakan kualitas dibanding kuantitas.
Pernyataan ini mencerminkan harapan besar studio terhadap proyek-proyek mendatang seperti Fantastic Four: First Steps yang akan membuka Fase 6 MCU pada Juli nanti.
Film ini sendiri dibuka dengan pendapatan $76 juta di box office domestik—angka yang dinilai solid, meskipun belum tergolong spektakuler.
Untuk perbandingan, film ini mengungguli Eternals ($71 juta) dan Ant-Man and the Wasp ($75 juta), namun masih berada di bawah banyak film Marvel lainnya pada saat peluncuran.
Meski demikian, tanggapan penonton dan kritikus terhadap Thunderbolts cenderung positif.
Situs IGN misalnya memberikan skor 7/10 dengan ulasan yang menyebut film ini memiliki nuansa yang gelap namun tetap menyisakan cahaya harapan, khususnya dalam eksplorasi karakter-karakter yang memiliki masa lalu kelam.
Dengan ulasan yang membangun dan promosi agresif, Disney berharap Thunderbolts mampu bertahan lama di bioskop—tidak seperti Captain America: Brave New World yang penayangannya cepat meredup.
Di tengah tantangan pasar film superhero, Marvel tampaknya mulai kembali ke jalur yang tepat berkat strategi penyegaran ini.***
