KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu alasan mengapa waralaba SpongeBob SquarePants tetap hidup selama lebih dari dua dekade adalah karena karakter utamanya yang penuh pesona dan fleksibel.
Bersama dengan para penghuni Bikini Bottom lainnya, SpongeBob (Tom Kenny) menjadi sumber tawa tanpa batas—bisa dipotong, diregangkan, dipecah, bahkan diledakkan, layaknya Gumby versi laut yang kelenturannya digunakan untuk menghasilkan humor slapstick ala Buster Keaton.
Film The SpongeBob Movie: Search for SquarePants menjadi film paling konyol dan lucu sejak debut layar lebarnya pada 2004.
Dalam film ini, SpongeBob dan sahabatnya Patrick (Bill Fagerbakke) kembali terjebak dalam serangkaian kekacauan — diratakan, diperas melalui pipa, dan akhirnya tersedot ke dunia bawah laut yang misterius.
Ditulis oleh Matt Lieberman dan Pam Brady — yang juga terlibat dalam Hot Rod, South Park, dan Team America — film ini menyoroti kekonyolan SpongeBob sebagai benang merah utama dari petualangannya.
Kisah kali ini dimulai ketika SpongeBob bangga karena ia tumbuh “setengah kerang” lebih tinggi dari biasanya — sebuah pencapaian besar bagi juru masak goreng favorit Bikini Bottom itu, karena kini ia merasa cukup dewasa untuk menaiki roller coaster paling ekstrem di taman hiburan Captain Booty Beard’s Fun Park.



