Hiburan

Setelah Angpao Dibagi, Ini Rekomendasi Film Indonesia Terbaik untuk Imlek 2026

×

Setelah Angpao Dibagi, Ini Rekomendasi Film Indonesia Terbaik untuk Imlek 2026

Sebarkan artikel ini
Film The Photograph (2007).
Film The Photograph (2007).

KITAINDONESIASATU.COM – Libur Imlek selalu identik dengan tawa keluarga, meja makan yang penuh sajian, hingga obrolan hangat yang tak ada habisnya. Setelah momen bagi-bagi angpao selesai, ada satu ritual penutup yang makin populer, yakni menonton film Indonesia bernuansa keluarga yang bikin hati hangat.

Tahun ini, Tahun Baru Imlek jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Momen sakral ini jadi kesempatan emas untuk berkumpul bersama orang tercinta—dari santap hidangan khas sampai duduk santai di ruang keluarga menikmati tontonan bermakna.

Nah, biar suasana makin terasa, berikut deretan film lokal paling cocok menemani malam Imlek:

1. Teka Teki Tika (2021)

Film garapan Ernest Prakasa ini mengupas kehidupan keluarga Tionghoa-Indonesia super kaya. Kehidupan pasangan Budiman dan Sherly mendadak kacau ketika seorang perempuan misterius bernama Tika muncul dan mengaku sebagai anak kandung dari masa lalu Budiman.

Kedatangannya memicu konflik, kecurigaan, hingga terbongkarnya rahasia besar yang selama ini disembunyikan. Satu per satu topeng keluarga pun runtuh, dan penonton dibuat menebak sampai akhir.

2. Dimsum Martabak (2018)

Ayu Ting Ting berperan sebagai Mona, pegawai restoran dimsum yang kehilangan pekerjaan gara-gara kecemburuan istri bosnya. Dalam kondisi terpuruk, ia bertemu Soga (Boy William), pengusaha muda yang perlahan mengubah hidupnya.
Romantis, ringan, dan penuh komedi—pas banget ditonton bareng keluarga.

3. Gie (2005)

Film biografi karya Riri Riza ini mengangkat kisah Soe Hok Gie, aktivis mahasiswa keturunan Tionghoa yang dikenal kritis terhadap kekuasaan di era 1960-an. Diperankan Nicholas Saputra, film ini bukan sekadar tontonan, tapi juga refleksi tentang idealisme, persahabatan, dan keberanian bersuara.

4. The Photograph (2007)

Drama garapan Nan Achnas ini berkisah tentang Sita, perempuan yang terjebak utang hingga harus menjalani kehidupan kelam. Ia kemudian tinggal di rumah seorang fotografer tua keturunan Tionghoa bernama Johan.

Kisah sunyi dan emosional ini menyuguhkan hubungan manusiawi yang perlahan menyentuh hati.

5. Cek Toko Sebelah (2016)

Film keluarga legendaris karya Ernest Prakasa. Ceritanya tentang perebutan warisan toko kelontong antara dua saudara: Erwin yang dipilih ayahnya sebagai penerus, dan Yohan sang kakak yang merasa lebih berhak.

Lucu, realistis, sekaligus menyentuh — banyak penonton mengaku relate dengan konflik keluarga di film ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *